BANDUNG, INFONUSANTARA.ID – Persib Bandung tidak hanya mengamankan tiga poin penting di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.
Kemenangan atas wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, turut mengangkat posisi sepak bola Indonesia dalam persaingan peringkat kompetisi antarklub Asia.
Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026), skuad Maung Bandung menundukkan The Cong-Viettel dengan skor tipis 1-0. Mariano Peralta tampil sebagai penentu melalui eksekusi penalti pada menit ke-45.
Pertandingan berlangsung sengit hingga kedua tim harus menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain. Paulinho dari Viettel menerima kartu merah pada menit ke-68, disusul kapten Persib Marc Klok pada menit ke-74.
Meski kehilangan satu pemain, Persib mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut membawa Persib mengoleksi enam poin dari dua pertandingan sekaligus memimpin klasemen sementara Grup E. Sebelumnya, klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu juga menaklukkan FC Seoul dengan skor 1-0.
Dua kemenangan beruntun menjadi modal penting bagi Persib dalam persaingan memperebutkan tiket ke fase gugur.
Dampaknya juga terasa terhadap posisi Indonesia dalam pemeringkatan kompetisi antarklub Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Berdasarkan pembaruan perhitungan Footy Rankings per 14 Oktober 2026, Indonesia mengumpulkan 27,759 poin dan menempati posisi kesembilan zona Timur atau sekitar peringkat ke-16 Asia secara keseluruhan.
Sebelumnya, Indonesia berada di urutan ke-19 dengan 26,759 poin. Tambahan hasil positif Persib memungkinkan Indonesia melewati Kamboja, Bahrain, dan Oman dalam perhitungan sementara.
Namun, posisi tersebut belum aman karena kompetisi Asia musim 2026/2027 masih berlangsung.
Klub-klub dari negara pesaing masih berpeluang menambah koefisien melalui pertandingan berikutnya. Kamboja, Bahrain, dan Oman menjadi pesaing terdekat Indonesia dalam perebutan posisi yang lebih baik.
Perbaikan peringkat memiliki arti penting karena koefisien kompetisi antarklub menjadi salah satu dasar AFC dalam menentukan alokasi peserta pada musim mendatang.
Semakin baik posisi Indonesia, semakin besar peluang klub-klub nasional memperoleh akses lebih menguntungkan ke kompetisi seperti AFC Champions League Elite, AFC Champions League Two, dan AFC Challenge League, sesuai ketentuan alokasi AFC.
Selain Persib, kiprah Borneo FC di kompetisi Asia juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam pengumpulan poin musim ini.
Dengan demikian, kemenangan Maung Bandung bukan sekadar hasil pertandingan biasa. Setiap poin yang dikumpulkan klub Indonesia di pentas Asia dapat berdampak terhadap kesempatan wakil nasional tampil pada kompetisi internasional berikutnya.
Persib telah membuka peluang memperbaiki posisi Indonesia. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi agar kenaikan peringkat tidak kembali tergerus oleh hasil klub-klub negara pesaing.


