Ole Romeny Cedera Lagi, Empat Nama Muncul untuk Lini Depan Garuda
JAKARTA, INFONUSANTARA.ID – Persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA Matchday November 2026 mendapat tantangan baru.
Penyerang andalan skuad Garuda, Ole Romeny, mengungkapkan bahwa cedera pergelangan kaki yang dialaminya ternyata lebih serius daripada perkiraan awal.
Kondisi tersebut membuat peluang Romeny memperkuat tim asuhan John Herdman pada agenda internasional mendatang menjadi tanda tanya.
Melalui Instagram Story pada Rabu (28/10/2026), penyerang Fortuna Sittard itu menyampaikan kabar mengenai perkembangan pemulihannya.
“Sayangnya, cedera pergelangan kaki saya lebih parah dari perkiraan awal. Saya akan melakukan segala cara agar bisa kembali secepat mungkin,” tulis Romeny.
Pemain berusia 26 tahun tersebut sebelumnya sempat kembali merumput ketika Fortuna Sittard mengalahkan Excelsior Rotterdam 1-0 pada Minggu (25/10/2026).
Namun, setelah tampil selama 45 menit, masalah pada pergelangan kakinya kembali menjadi perhatian. Romeny kini harus melanjutkan pemulihan dan belum mengumumkan kapan siap kembali bertanding.
Situasi ini membuat Herdman perlu mempertimbangkan sejumlah alternatif untuk menjaga produktivitas serangan Indonesia menjelang Piala Asia 2027.
Salah satu nama yang mulai diperbincangkan adalah Markus Pall Ellertsson, penyerang berusia 20 tahun yang memperkuat ÍA Akranes di Liga Islandia.
Markus mencuri perhatian setelah mencetak 15 gol sepanjang musim 2026. Dengan postur 189 sentimeter dan kemampuan bermain sebagai penyerang tengah, ia memiliki karakteristik yang dapat menambah pilihan di posisi ujung tombak.
Pemain yang pernah membela Islandia U-19 tersebut juga disebut mempunyai garis keturunan Indonesia melalui ibunya yang lahir di Jakarta.
Staf Khusus Menteri Hukum, Noor Korompot, sebelumnya menyebut Markus sebagai salah satu pemain yang layak dipertimbangkan untuk Timnas Indonesia.
Namun, status kewarganegaraan dan kelayakannya berdasarkan aturan FIFA masih perlu dipastikan sebelum dapat memperkuat Garuda.
Nama berikutnya adalah Taisei Marukawa, pemain asal Jepang yang kini membela Dewa United.
Marukawa telah mengonfirmasi bahwa dirinya sedang mengurus naturalisasi menjadi warga negara Indonesia setelah sekitar lima tahun berkarier di Tanah Air.
Pengalaman bersama Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, dan Dewa United membuat pemain berusia 29 tahun itu mengenal karakter kompetisi sepak bola nasional.
Meski demikian, proses naturalisasinya belum dipastikan selesai. Marukawa juga masih harus memenuhi persyaratan FIFA sebelum dapat dimainkan Timnas Indonesia.
Pilihan yang lebih memungkinkan dalam waktu dekat adalah Ragnar Oratmangoen.
Pemain Persib Bandung tersebut memiliki pengalaman memperkuat Indonesia dan dapat dimainkan di sejumlah posisi menyerang.
Kabar positif datang setelah pelatih Persib, Igor Tolic, menyatakan Ragnar telah kembali tersedia untuk pertandingan menghadapi Garudayaksa FC pada 25 Oktober 2026.
Selain Ragnar, Egy Maulana Vikri juga menjadi alternatif yang dapat dipertimbangkan.
Pemain Dewa United itu telah menjadi bagian dari skuad Indonesia pada FIFA ASEAN Cup 2026. Kemampuannya bergerak di antara lini pertahanan lawan dapat memberikan variasi serangan apabila Herdman membutuhkan perubahan strategi.
Namun, keempat pemain tersebut memiliki situasi berbeda. Ragnar dan Egy sudah dapat memperkuat Indonesia, sedangkan Markus serta Marukawa masih memerlukan penyelesaian persyaratan kewarganegaraan dan kelayakan internasional.
Sementara itu, agenda FIFA Matchday Indonesia pada 9–17 November 2026 juga masih menghadapi ketidakpastian.
Pertandingan melawan Yordania yang semula direncanakan berlangsung pada 13 November di Amman sedang dievaluasi PSSI karena perkembangan situasi keamanan Timur Tengah.
Hingga Kamis (29/10/2026), belum ada pengumuman resmi PSSI mengenai pencoretan Ole Romeny dari skuad November maupun penetapan pemain penggantinya.
Kondisi tersebut membuat keputusan akhir tetap berada di tangan John Herdman dengan mempertimbangkan kebugaran pemain, kebutuhan taktik, dan kepastian agenda pertandingan.
