Dipilih Colorado Rapids, Mitchell Baker Tunda Karier Profesional Demi Gelar Sarjana
JAKARTA, INFONUSANTARA.ID – Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, memilih menunda karier profesional meskipun telah mendapat kesempatan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS), Colorado Rapids. Pemain berusia 19 tahun itu ternyata memiliki prioritas lain, yakni menyelesaikan pendidikan sarjana di Georgetown University, Amerika Serikat.
Baker sebelumnya mencuri perhatian setelah Colorado Rapids memilihnya pada urutan ke-10 dalam MLS SuperDraft 2026. Namun, peluang tersebut belum membuatnya meninggalkan sepak bola kampus.
Dalam wawancara dengan media Eropa, Tribuna, Baker mengaku bangga mendapatkan pengakuan dari salah satu klub kompetisi tertinggi Amerika Serikat tersebut.
“Saya bangga dipilih Colorado Rapids pada urutan ke-10 dan sangat menghargai pengakuan tersebut,” ujar Baker sebagaimana dikutip dari Tribuna.
Meski demikian, pemain kelahiran Melbourne, Australia, 11 Desember 2006, itu menegaskan komitmennya menyelesaikan pendidikan sebelum menandatangani kontrak profesional.
Sejak masuk Georgetown University pada 2024, Baker menjalani program akademik lebih padat dengan mengambil kelas musim panas dan mata kuliah tambahan.
Strategi tersebut membuatnya menargetkan kelulusan pada Desember 2026, atau hanya sekitar dua setengah tahun sejak memulai perkuliahan.
Di tengah kesibukan akademik, perjalanan internasional Baker bersama Timnas Indonesia juga berkembang pesat.
Setelah resmi menjadi warga negara Indonesia pada 13 Juli 2026, ia menjalani debut bersama skuad Garuda ketika menghadapi Kamboja pada Piala AFF 2026, tanggal 27 Juli.
Penampilan perdananya langsung mencuri perhatian setelah mencetak tiga gol dalam kemenangan Indonesia 5-1.
Pengalaman membela Merah Putih semakin memperkuat keinginannya untuk segera merasakan persaingan di level klub profesional.
Baker berencana memulai karier profesional pada Januari 2027, setelah menyelesaikan kewajiban akademiknya.
Meski telah dipilih Colorado Rapids, ia belum memastikan klub yang akan menjadi tujuan berikutnya.
Keputusan Baker memperlihatkan bahwa pencapaian akademik dan pengembangan karier sepak bola dapat dijalankan secara beriringan melalui perencanaan yang matang.
