InfoNusantara.id

Dari Daerah untuk Indonesia

Dugaan Kekerasan Gegerkan Kantor Gizi Bogor, Korwil Purwakarta Bakal Disidang Etik

Ilustrasi lingkungan kantor pelayanan pemenuhan gizi. Badan Gizi Nasional menyiapkan sidang etik untuk menindaklanjuti dugaan kekerasan di KPPG Bogor, Jawa Barat.

JAKARTA, INFONUSANTARA.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan proses sidang etik menyusul dugaan penganiayaan di lingkungan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026).

Insiden tersebut menjadi perhatian serius dalam pengawasan kedisiplinan personel program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Persoalan ini menyeret nama Gilang, Koordinator Wilayah Purwakarta, yang status kepegawaiannya akan diperiksa melalui sidang etik BGN.

Proses tersebut dilakukan untuk menilai dugaan pelanggaran berdasarkan hasil investigasi, bukan sebagai penetapan bahwa yang bersangkutan telah bersalah.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan pihaknya telah menelusuri kronologi kejadian dan mengumpulkan informasi dari sejumlah pihak.

“Setiap bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan,” tegas Tysa dalam keterangan yang dipublikasikan Minggu (18/10/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima BGN, Kepala KPPG Bogor dan Kepala Subbagian Tata Usaha berada di lingkungan kantor ketika perselisihan berlangsung.

Petugas setempat disebut telah berupaya melerai dan mengingatkan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat ditoleransi di tempat kerja.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi BGN, Rahman, memastikan penanganan status kepegawaian Gilang dilakukan melalui mekanisme sidang etik di tingkat pusat.

Menurutnya, pemeriksaan harus berjalan proporsional dengan mempertimbangkan fakta dan ketentuan yang berlaku.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pengawasan perilaku dan profesionalisme personel yang menjalankan program MBG.

BGN menegaskan perselisihan antarpegawai tidak boleh diselesaikan melalui kekerasan. Keputusan mengenai dugaan pelanggaran akan bergantung pada hasil pemeriksaan yang belum diumumkan secara final.