InfoNusantara.id

Dari Daerah untuk Indonesia

Hashim Sebut 60 Juta Warga Belum Punya Rekening, Pemerintah Siapkan Pembukaan Gratis

JAKARTA, INFONUSANTARA.ID – Pemerintah menyiapkan terobosan untuk memperluas akses layanan keuangan masyarakat melalui program pembukaan rekening bank gratis bagi warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

Kebijakan tersebut diungkapkan Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Hashim menyatakan pemerintah telah mengambil keputusan mengenai penyediaan rekening bank tanpa biaya pembukaan. Program ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini belum memiliki akses terhadap layanan perbankan formal.

Ia sekaligus meluruskan informasi yang beredar mengenai rencana pembagian telepon seluler atau handphone gratis.

“Sudah diputuskan bahwa setiap warga di umur 17 tahun akan diberikan rekening bank gratis. Bukan HP gratis,” tegas Hashim.

Menurutnya, masih terdapat sekitar 60 juta penduduk Indonesia yang belum mempunyai rekening bank.

Angka tersebut merupakan perkiraan 30 persen dari sekitar 200 juta penduduk dewasa yang menjadi dasar perhitungan Hashim.

Besarnya jumlah masyarakat yang belum terhubung dengan perbankan dinilai menjadi tantangan dalam memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan pencatatan aktivitas ekonomi nasional.

Hashim mengatakan keberadaan rekening digital nantinya juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana penyaluran bantuan sosial (bansos) dan bantuan langsung tunai (BLT).

Melalui mekanisme tersebut, pemerintah diharapkan dapat mengirimkan bantuan langsung kepada rekening penerima yang memenuhi persyaratan.

“Ini adalah kesempatan dan harapan kita, bahwa nanti setiap bantuan sosial, bansos, atau BLT dari pemerintah pusat akan langsung ke rekening bank digital setiap warga di Indonesia,” ujarnya.

Hashim menilai sistem penyaluran langsung berpotensi meningkatkan ketepatan distribusi bantuan sekaligus mengurangi hambatan administratif.

Menurutnya, dana bantuan yang diterima masyarakat juga dapat mendorong daya beli dan memperkuat aktivitas perdagangan di daerah.

Selain manfaat bagi penerima bantuan, perluasan kepemilikan rekening dipandang dapat membantu masyarakat mengakses berbagai layanan keuangan digital.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah tidak pernah membahas program pembagian handphone gratis.

Airlangga menjelaskan pemerintah sedang menyiapkan regulasi untuk pembukaan rekening secara massal bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas.

Program tersebut masuk dalam agenda pemerintah pada kuartal IV 2026.

Meski demikian, pelaksanaan program masih memerlukan kejelasan mengenai bank yang akan dilibatkan, mekanisme pendaftaran, persyaratan identitas, serta jadwal pembukaan rekening.

Belum ada pula penjelasan terperinci mengenai fasilitas yang akan dibebaskan dari biaya, termasuk kemungkinan biaya administrasi bulanan maupun ketentuan saldo minimum.

Dengan demikian, masyarakat perlu menunggu pengumuman resmi dari pemerintah dan lembaga perbankan sebelum melakukan pendaftaran.

Kepemilikan rekening gratis juga tidak otomatis membuat seseorang berhak menerima bantuan sosial karena penetapan penerima tetap mengikuti kriteria program yang berlaku.