Zahid Quraishi Ditunjuk Biden Jadi Hakim Federal di AS

Zahid Quraishi/Ilustrasi. (Foto: Tangkap layar kanal youtube OneNews)

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mencalonkan seorang muslim menjadi hakim federal di AS. Selain itu, ia juga mencalonkan sejumlah wanita kulit hitam dan sosok keturunan Asia-Amerika sebagai hakim federal di beberapa wilayah. Hal ini menjadi gebrakan baru di masa pemerintahannya.
Dikabarkan, Zahid Quraishi akan menjadi Muslim pertama yang menjabat sebagai hakim distrik federal AS, jika disetujui oleh Senat, seperti dilansir AFP, Rabu (31/3/2021). Pria berusia 45 tahun itu keturunan Pakistan, dan saat ini menjadi hakim di New Jersey.

“Hakim Quraishi telah membela dan melayani negara kita dengan kehormatan dalam berbagai peran. Hal ini akan membuat sejarah jika dikukuhkan sebagai hakim federal Muslim pertama di Amerika,” kata Senator New Jersey, Cory Booker, dikutip dari news.detik.com.

Bacaan Lainnya

Rezim sebelumnya, Donald Trump, menetapkan para staf pengadilan federal didominasi pria kulit putih. Berbeda dengan cara Biden yang menominasikan sejumlah staf dengan menunjuk 11 pilihan pertamanya untuk jabatan hakim federal, dengan dua dari mereka berjenis kelamin laki-laki dan keduanya tidak berkulit putih.

Biden mencalonkan Hakim Ketanji Brown Jackson menjadi hakim federal pada Pengadilan Banding AS dalam daftar teratas untuk Distrik Columbia. Nantinya, keturunan Afrika-Amerika ini menangani kasus-kasus besar.

Jika terpilih oleh Senat, Jackson (50) akan menggantikan Merrick Garland yang saat ini menjadi Jaksa Agung dan berada di posisi yang menjanjikan untuk menjadi calon Mahkamah Agung.

Untuk diketahui, hingga saat ini belum ada wanita kulit hitam yang bergabung dengan lembaga peradilan tertinggi di AS yang beranggotakan sembilan hakim agung itu.

(Afg/IJS)

BACA JUGA :  Ridho Rhoma Kembali Ditangkap Polisi terkait Kasus Narkoba
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *