MUI NTT Nyatakan Islam Tak Ajarkan Bunuh Diri dan Celakai Orang

Ketua MUI NTT, Abdul Kadir Makarim/Ilustrasi. (Foto: Tangkap layar kanal youtube DETIK Indonesia)

Jakarta – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Timur, Abdul Kadir Makarim mengatakan, dalam ajaran agama Islam tak pernah ada yang membenarkan membunuh orang.

“Islam tidak pernah mengajarkan jika membunuh orang dengan bom bunuh diri atau tindakan mencelakai orang adalah perbuatan terpuji. Hal itu tak pernah diajarkan oleh Islam,” katanya, seperti dikutip Antara, Jumat (2/4/2021).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, Agama Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi alam semesta), dan sangat melarang perbuatan-perbuatan seperti bom bunuh diri, terutama membunuh sesama manusia tanpa alasan yang jelas.

“Tidak sedikit orang yang mengaku Agama Islam, tapi tabiat atau perilakunya tidak mencerminkan Islam, diantaranya melaksanakan bom bunuh diri,” ujar Abdul Kadir.

Perbuatan bom bunuh diri ini sangat dilarang dalam Agama Islam, seperti yang dijelaskan dalam hadis. Dalam hadis dikatakan, “Barang siapa yang mencekik dirinya sendiri (hingga mati), maka dia akan dicekik di neraka.”

“Dan barang siapa yang menikam dirinya sendiri (hingga mati), maka dia ditikam dirinya di neraka (hadist riwayat Bukhori nomor 1365),” katanya.

Ia juga mengimbau kepada umat Islam di NTT untuk tidak terlibat dengan berbagai aksi terkutuk yang dilakukan oleh berbagai pihak yang mengatasnamakan agama Islam.

Karena itu, MUI NTT mengutuk keras berbagai aksi bom bunuh diri dan aksi serangan teroris yang mencelakai banyak orang.

Hal ini disampaikannya menanggapi aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh kelompok terorisme di Makassar yang mengakibatkan banyak orang yang terluka serta aksi serangan seorang perempuan di Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) lalu.

(Afg/IJS)

BACA JUGA :  Hingga Akhir Februari 2021, Belum Semua Desa di Probolinggo Cairkan Dana Desa
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *