DPRD Rancang Perda Penataan Pasar Bekasi, NA Akan Diserahkan ke Bapemperda

Pasar Bantar Gebang, Bekasi/Ilustrasi. (Foto: IJS)

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi berencana membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang penataan pasar.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar berharap adanya Perda ini dapat menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan pasar.

Dikatakan, saat ini Kabupaten Bekasi memiliki 12 pasar tradisional, beberapa pasar swalayan, modern, minimarket, maupun mal.

Bacaan Lainnya

“Sejauh ini kita kan engga punya peraturan yang membahas kaitan hal itu. Mulai dari penyesuaian jarak antar satu pasar dengan yang lainnya, tata letak bangunannya, hingga proses perijinannya. Di Perda ini, kita telah membuat hal-hal yang berkaitan dengan hal itu,” katanya, dikutip dari WARTAKOTAlive.com, Rabu (7/4/2021).

Ia mengatakan, rancangan Naskah Akademik (NA) untuk pembuatan Perda Penataan Pasar telah disusun dan diberikan ke Dinas Perdagangan untuk dipelajari. Setelah itu, baru diserahkan ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

Naskah akademik yang disusun ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2007. Namun, tutur Sunandar, jika perlu dilakukan penyesuaian dan perubahan, hal itu dapat dilakukan asal tak berbenturan dengan Perpres tersebut.

“Karena ini perda inisiatif dari Komisi II, jadi naskah akademiknya kami yang susun dan telah selesai dibuat rancangannya. Kita pun sudah serahkan itu ke Dinas Perdagangan, barangkali perlu diubah dan dilakukan penyesuaian,” tegasnya.

Kemudian, draft NA itu diserahkan ke Bapemperda, hingga dibentuk Pansus untuk membahas ini. Kendati demikian, ia belum dapat memastikan kapan rancangan perda ini disahkan untuk dibahas dalam paripurna.

“Yang penting draf dokumen NA-nya sudah ada di kita. Tinggal nanti kita sesuaikan saja dengan jadwal yang ada,” jelasnya.

Untuk diketahui, Perda ini dibuat untuk mendukung penataan pasar di Kabupaten Bekasi yang kini dalam kondisi kurang layak.

(Afg/IJS)

BACA JUGA :  Dave Laksono: Keselamatan WNI Prioritas Utama Jika Konflik Politik Mengkhawatirkan
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *